Floresupdate.com, Maumere – Proses mediasi dugaan cinta terlarang oknum anggota DPRD Kabupaten Sikka berinisial H.C.D dengan M.I yang digelar di Kantor Kelurahan Wailiti hari ini sempat tertunda.
Penyebabnya, puluhan warga mendatangi kantor kelurahan dan memprotes keras mediasi yang dilakukan secara tertutup.
Warga menilai perlakuan tersebut tidak adil. Mereka mempertanyakan alasan pintu ruangan mediasi dikunci rapat hanya karena pihak yang bermasalah adalah pejabat publik.
“Kalau rakyat kecil bermasalah, pintu selalu dibuka untuk umum. Tapi hari ini karena pejabat, pintunya justru dikunci rapat-rapat. Ini tidak adil!” teriak warga di lokasi.
Situasi sempat memanas dan membuat agenda mediasi terhenti sementara sebelum akhirnya aparat dan tokoh masyarakat turun tangan menenangkan massa.
Mediasi diketahui digelar setelah M.I melayangkan surat pengaduan ke pihak kelurahan, terkait janji manis yang diduga di-PHP oleh oknum anggota DPRD tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari H.C.D, pihak kelurahan, maupun DPRD Kabupaten Sikka. Perkembangan selanjutnya masih terus dipantau.





