News  

19 Rumah Warga dan Kantor Desa Tonggopapa Ambruk Total Akibat Gempa

Floresupdate.com, Ende – Sebanyak sembilan belas rumah warga dan Kantor Desa Tonggopapa, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, ambruk total akibat gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Gempa bumi tersebut menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah bangunan di wilayah Desa Tonggopapa sembilan keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan total kini harus mengungsi dan bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Selain sembilan belas rumah dan kantor Desa yang ambruk total ada juga fasilitas lain yang rusak ringan seperti Puskesmas, Kapela, dan beberapa rumah warga lainnya. 

Kepala Desa Tonggopapa, Yohanes Rengi Roga, membenarkan adanya kerusakan parah tersebut. Selain rumah warga, Kantor Desa Tonggopapa juga mengalami kerusakan hingga ambruk total.

Kondisi tersebut membuat aktivitas pemerintahan desa dan kehidupan masyarakat terdampak cukup serius. Warga yang kehilangan tempat tinggal membutuhkan perhatian dan bantuan segera, terutama terkait tempat tinggal sementara, kebutuhan pokok, serta perlindungan bagi keluarga terdampak.

oplus_0

Tokoh muda Tonggopapa, Royen Seda, meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Ende untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani kondisi warga yang rumahnya ambruk.

Menurut Royen, pemerintah tidak boleh menunggu terlalu lama karena para korban saat ini terpaksa bertahan di tenda-tenda pengungsian.

«“Pemerintah Daerah harus segera mengatasi persoalan ini. Tidak bisa menunggu lama, karena keluarga-keluarga yang rumahnya ambruk total ini jangan sampai ditelantarkan di tenda-tenda pengungsian,” ujar Royen.»

Ia berharap pemerintah segera melakukan pendataan dan verifikasi terhadap seluruh kerusakan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi.

Royen juga mendorong agar penanganan tidak hanya sebatas pemberian bantuan darurat, tetapi dilanjutkan dengan solusi tempat tinggal yang layak bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana.

“Ini situasi darurat. Mereka kehilangan rumah dan tempat tinggal. Pemerintah harus hadir secara nyata untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan dan tempat tinggal yang layak,” tegasnya.

Ia menambahkan, kondisi pascagempa membutuhkan kerja bersama antara pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga terkait, serta masyarakat dan para pihak yang memiliki kepedulian terhadap korban bencana.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!