Ditambah lagi isu kas Pemda Sikka kosong, pencapaian target perolehan dana PAD Sikka yang tidak mencapai target, daya beli masyarakat semakin menurun karena beberapa komoditi terserang penyakit seperti tanaman pisang yang diserang virus darah pisang, ubi.
Bahkan saat ini tanaman kelapa mulai mengalami penyakit. Rabies masih menjadi momok bagi masyarakat Nian Tanah Sikka. Juga penyakit DBD yang selalu menjadi langganan setiap tahun.
Selain itu berbagai infrastruktur jalan provinsi dan Jalan Kabupaten yang semakin rusak dan lebih krusial lagi adalah tata kelola keuangan daerah yang disinyalir tidak clean dan amburadul.
Melihat kampung halamannya sedang menangis karena berbagai krisis JPYK berani meninggalkan kenyamanan di Kota Metropolitan Jakarta dan memutuskan pulang kampung.
Apa kata masyarakat Sikka setelah JPYK pulang kampung dan dinyatakan KPU sebagai paket yang ikut berkompetisi di Pilkada Sikka 2024 dengan memilih nama Paket JOSS nomor urut 4?
Hujatan, cemooh di sosial media sebagai anak kecil, jongos penguasa, belum bisa berbuat apa- apa tidak pernah membuat JPYK patah arang.
Bahkan penilaian anak kecil ini dengan rendah hati meminta para pendukung dan timnya untuk tidak menanggapinya. Biarlah semua ujaran kebencian kutanggung sendiri.
Soal anak kecil yang baru berusia 33 tahun dinilai tidak mampu menjadi Bupati Sikka, suami dari Fista Sambuari, usia hanyalah sebuah angka. Menjadi pemimpin bukan soal umur. Tapi ditempa lewat organisasi dan memahami ilmu pemerintahan bisa menjalankan leadership itulah pemimpin yang sukses.
Kehadiran JPYK mengikuti konstetasi politik menginspirasi anak muda Sikka, mematahkan stigma jika anak kampung dengan kondisi ekonomi terbatas hanya lewat pendidikan bisa mencalonkan diri sebagai Bupati Sikka.
Kisah sukses JPYK yang dinilai anak kecil dan menjadi calon Bupati termuda di NTT menjadi sapu tangan yang menghapus keringat orang tua yang berprofesi sebagai petani sederhana di kaki bukit Nangarasong Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka.
Pilkada Kabupaten Sikka 2024
Pada Pilkada Sikka 2024, JPYK, yang berpasangan dengan Simon Subandi dalam paket JOSS, dipastikan unggul berdasarkan hasil hitung cepat dan data TPS model C1 oleh tim Koalisi Maumere Baru.
Hal tersebut diumumkan oleh Ketua Koalisi Maumere Baru, Gorgonius Nong Bapa, dalam konferensi pers di Sekretariat Partai Golkar Kabupaten Sikka, Kamis dini hari, 28 November 2024.
“Bahwa perhitungan secara final kita akan menunggu hasil resmi dari KPU. Namun, berdasarkan hitung cepat Koalisi Maumere Baru dan data C1 dari TPS, kami dapat memastikan bahwa paket JOSS unggul dari paket lainnya,” ungkap Gorgonius Nong Bapa, yang akrab disapa Us Bapa.
Dalam kesempatan tersebut, JPYK menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kemenangan yang diraih.

