Floresupdate.com, Ende – PT Pegadaian Area Ende menggelar Festival Tring di Lapangan Pancasila, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan promosi literasi keuangan bagi masyarakat sekaligus mendorong budaya investasi, khususnya investasi emas.
Acara tersebut dihadiri Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda, Ketua TP PKK Kabupaten Ende Ny. Cicih M. Badeoda bersama pengurus dan anggota, perwakilan Polres Ende, Kodim 1602 Ende, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda mengatakan bahwa kehadiran Festival Tring sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Ende dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Menurutnya, investasi emas kini bukan lagi sesuatu yang sulit dijangkau, karena dapat dimulai dari nominal kecil melalui aplikasi digital Tring milik Pegadaian.
“Investasi emas bukan lagi barang mewah yang sulit dijangkau. Ini adalah langkah cerdas dalam mengajarkan masyarakat, terutama generasi muda, untuk melek investasi, tidak hanya melek konsumsi,” ujar Bupati Yosef.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum Festival Tring untuk memahami pentingnya menabung emas sebagai dana cadangan jangka panjang, mengenal produk Pegadaian yang aman dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta memanfaatkan teknologi digital dalam transaksi keuangan.
Bupati juga mengungkapkan bahwa potensi sektor keuangan di Kabupaten Ende sangat besar. Berdasarkan pemaparan Deputi Bisnis Area Sumba dan Flores PT Pegadaian, pembiayaan di wilayah Ende telah mencapai lebih dari Rp400 miliar.
“Ini menunjukkan potensi ekonomi yang sangat besar di Kabupaten Ende,” kata Bupati Yosef.
Ia menegaskan, PT Pegadaian sebagai salah satu BUMN telah menunjukkan komitmen tidak hanya dalam layanan keuangan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
Festival Tring, lanjut Bupati, menjadi bukti nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam menciptakan ruang-ruang produktif bagi masyarakat.
“Saya berharap melalui festival ini potensi lokal Kabupaten Ende semakin dikenal luas. Orang muda dapat menyalurkan kreativitas secara positif, sementara semangat kebersamaan dan gotong royong terus tumbuh. Kolaborasi antara pemerintah dan PT Pegadaian diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung UMKM dan IKM agar lebih produktif dan berdaya saing,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan berbagai promo emas yang disediakan Pegadaian serta meningkatkan literasi keuangan.
Sementara itu, Deputi Bisnis Area Sumba dan Flores PT Pegadaian, I Gede Anom Sastrawan, menjelaskan bahwa Festival Tring digelar sebagai upaya menghadirkan layanan keuangan yang lebih cepat, mudah, dan praktis bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa pembiayaan di tiga cabang Pegadaian di Ende telah mencapai lebih dari Rp400 miliar, dengan sekitar Rp20 miliar di antaranya berasal dari investasi emas. Bahkan, pada Januari 2026 saja, investasi emas masyarakat Ende telah mencapai Rp4 miliar.
“Capaian ini tidak terlepas dari geliat ekonomi di Kabupaten Ende. Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ende melalui berbagai program di bidang ekonomi masyarakat,” ujar Anom.
Dengan potensi tersebut, PT Pegadaian terus mendorong investasi emas melalui kemudahan transaksi menggunakan Aplikasi Tring.
Dalam pelaksanaan Festival Tring, antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama pada stan layanan dan outlet Pegadaian yang dipadati pengunjung.
Festival ini diharapkan menjadi momentum penguatan literasi keuangan sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Ende.





