Opini  

Cium tangan Bapak uskup :Simbol Penghormatan dan Toleransi dalam keragaman Agama

Oleh: Karolus Karni Lando Umat Keuskupan Agung Ende

Selamat atas Pentabisan Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD sebagai Uskup Keuskupan Agung ENDE.

FloresUpdate.com, Opini – Toleransi agama merupakan aspek penting dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di negara yang memiliki keragaman budaya dan agama. Salah satu bentuk penghormatan dalam tradisi agama Kristen adalah mencium tangan uskup. Tindakan ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi mengandung makna yang dalam.

Cium tangan uskup melambangkan penghormatan kepada pemimpin gereja yang dianggap sebagai perwakilan Tuhan di bumi. Sejak kecil, kita diajarkan untuk menghormati mereka yang memiliki otoritas dalam iman kita. Ini merupakan bagian dari tata cara dan tradisi yang memperkuat ikatan spiritual dan sosial dalam komunitas.

Namun, penting juga untuk mempertimbangkan perspektif orang lain. Ketika kita mengajak orang lain untuk melakukan tindakan ini, kita harus peka terhadap latar belakang dan pemahaman mereka. Toleransi tidak hanya berarti menerima praktik kita, tetapi juga menghargai perbedaan.

Penulis: Rian Laka Ma'u Editor: Redaksi

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!