News  

Di Bawah Audit Karel Lando, Angkasa Pura Supports Resmi Bersertifikat ISO 37001:2025

โ€œIntegritas adalah fondasi kepercayaan, dan kepercayaan adalah wajah bangsa.โ€ Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA

FLORESUPDATE.COM, JAKARTA– PT Angkasa Pura Supports kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas melalui keberhasilan meraih Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2025. Sertifikasi ini merupakan versi terbaru dari standar internasional sistem manajemen anti penyuapan dan hingga saat ini masih sangat terbatas kepemilikannya, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia.

Sertifikat ISO 37001:2025 tersebut diberikan oleh KRQA-SQC Certification Services setelah Angkasa Pura Supports dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan standar dalam proses audit peningkatan dari ISO 37001:2016 ke ISO 37001 :2025. Audit dilakukan secara independen, objektif, dan komprehensif oleh Senior International Auditor SMAP, Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA.

Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan di lingkungan Angkasa Pura Supports memiliki makna strategis mengingat bandara merupakan pintu gerbang utama bangsa Indonesia. Bandara tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga sebagai wajah negara yang pertama kali dilihat oleh masyarakat internasional. Oleh karena itu, pengelolaan bandara menuntut sistem manajemen yang kuat, berintegritas, dan diakui secara global untuk menjamin kepercayaan publik, keamanan, keselamatan, serta reputasi Indonesia di mata dunia.

Keberhasilan Angkasa Pura Supports memperoleh sertifikasi ISO 37001 :2025 menunjukkan bahwa penerapan prinsip anti penyuapan telah diintegrasikan secara menyeluruh ke dalam kebijakan, proses bisnis, pengendalian operasional, hingga budaya organisasi. Implementasi ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance, khususnya di sektor jasa kebandarudaraan yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap praktik penyuapan.

Audit sertifikasi dilakukan oleh Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, yang dikenal sebagai auditor senior bertaraf internasional dengan pengalaman luas dalam sistem manajemen dan kepatuhan global. Atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendorong kualitas serta kepatuhan internasional, beliau juga memperoleh penghargaan dari Harian Pos Kupang sebagai Putra Nusa Tenggara Timur Pelopor Kualitas dan Kepatuhan Internasional. Dalam audit tersebut, Angkasa Pura Supports dinilai telah mampu menunjukkan kepemimpinan manajemen puncak, efektivitas penilaian risiko penyuapan, pengendalian yang memadai, serta mekanisme pelaporan yang kredibel dan berkelanjutan.

Penyerahan sertifikat ISO 37001 :2025 diberikan kepada Vice President Corporate Planning & Performance Angkasa Pura Supports, Bapak Bintang Prakosa Ramadona, dan dihadiri oleh jajaran manajemen serta perwakilan KRQA-SQC Certification Services, termasuk dr. Augustinus Yohanes, KL selaku Operations and Technical Manager KRQA, serta Gregorius Paulus selaku Business Development. Momentum ini menjadi simbol pengakuan atas kesungguhan Angkasa Pura Supports dalam menjunjung tinggi nilai integritas dan kepatuhan internasional.

Angkasa Pura Supports, sebagai bagian dari In Journey Aviation Services Group, merupakan perusahaan yang menyediakan layanan komprehensif di sektor penerbangan, mencakup pengelolaan facility management, manpower services, equipment supply and maintenance, serta solusi teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi dan inovatif. Dengan dukungan tenaga profesional dan teknologi terkini, Angkasa Pura Supports terus berfokus pada penyediaan layanan berkualitas tinggi yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam.

Hingga saat ini, layanan Angkasa Pura Supports telah dipercaya oleh lebih dari 235 mitra yang tersebar di 22 kota di Indonesia, baik di sektor bandara maupun non-bandara. Perusahaan berkomitmen menjaga kepercayaan tersebut dengan menjadi mitra strategis yang andal, profesional, dan berintegritas.

Keberhasilan penerapan ISO 37001 :2025 ini dinilai sebagai pencapaian tertinggi dalam penguatan sistem manajemen anti penyuapan. Atas dasar tersebut, KRQA-SQC Certification Services merekomendasikan penerapan standar yang sama untuk 16 bandara di kawasan Indonesia Timur, termasuk Bandara Ambon, Balikpapan, Biak, Denpasar, Kupang, Lombok, Makassar, Manado, Semarang, Sentani, Solo, Surabaya, Yogyakarta, serta bandara dan cabang lainnya. Rekomendasi ini diharapkan dapat memperkuat integritas, meningkatkan kepercayaan publik, serta mengangkat reputasi bandara-bandara Indonesia sebagai pintu gerbang bangsa yang berkelas dunia.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *