Floresupdate.com, Ende – Hujan dengan intensitas tinggi kurang lebih selama tujuh jam yang mengguyur wilayah Pantura Ende pada Minggu, 11 Januari 2025, mengakibatkan Kampung Paupanda, di Desa Wewaria, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) terendam banjir.
Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Fraksi Golkar DPRD Ende, Siprianus Doi kepada tim media Senin, 12 Januari 2025 pagi.
Legislator Ende, asal Daerah Pemilihan (Dapil) tiga itu menjelaskan bahwa, setiap kali musim hujan Kampung Wewaria menjadi langganan banjir akibat luapan air dari Kali Loworea.
“Kejadian ini bukan baru kali ini tetapi hampir setiap tahun apabila musim hujan sehingga kondisi ini sangat memprihatinkan”,katanya
Atas fenomena tersebut, Sipri berharap pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende harus turun untuk meninjau langsung lokasi kejadian.
“Pemerintah harus segera turun untuk meninjau langsung, dan bila perlu harus beri bantuan karena kasihan masyarakat semua tanaman sayur mayur di sekitar halaman rumah juga ambruk terendam banjir”,terangnya
Selain itu, kondisi ini juga berpengaruh sampai pada areal persawahan masyarakat yang mengakibatkan potensi gagal panen.
“Pemerintah melalui dinas terkait harus segera turun karena dampak dari persoalan ini sangat besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat”,tandasnya
Lebih jauh, pria asal Kecamatan Wewaria itu juga menegaskan pemerintah harus memikirkan solusi jangka panjang atas persoalan tersebut.
“Kita minta pemerintah harus berpikir untuk melakukan normalisasi kali, sehingga meskipun banjir kejadian ini tidak terulang kembali”, tegasnya








