FloresUpdate.com, Opini – Manajemen sistem yang baik adalah fondasi bagi keberhasilan organisasi, termasuk pemerintahan daerah. Di era modern ini, penerapan standar internasional seperti ISO 9001 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 14001 (Sistem Manajemen Lingkungan), ISO 45001 (Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja), dan ISO 37001 (Sistem Manajemen Anti Penyuapan) menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Standar-standar ini memberikan kerangka kerja yang terstruktur untuk meningkatkan kinerja, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan daerah.
Pada pelatihan Internal Audit Manajemen Sistem PT. Pertamina Port Logistik yang berlangsung di Novotel Bandung sejak tanggal 4-6 Desember 2024, Dr(c), Ir. Karolus Karni Lando, MBA dan Ir. Hikmat Wijaya, MM memberikan pelatihan yang mendalam tentang pentingnya internal audit sebagai alat evaluasi dalam memastikan implementasi sistem manajemen berjalan efektif.
Pelatihan ini bertujuan untuk:
1. Meningkatkan kompetensi auditor internal dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan penerapan manajemen sistem.
2. Mendorong perbaikan berkelanjutan melalui analisis hasil audit.
3. Memastikan kepatuhan terhadap standar internasional untuk mendukung visi dan misi organisasi.
4. Meningkatkan kepercayaan Masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah.
Kepala Daerah NTT sebagai Contoh untuk Daerah Lain
Kepala daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru terpilih memiliki peluang besar untuk menjadi teladan dalam menerapkan sistem manajemen berbasis ISO. Dengan menerapkan sistem manajemen yang transparan dan terukur, seperti ISO 37001:2016 untuk pencegahan penyuapan, pemerintah daerah dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan efisiensi kinerja sesuai dengan visi dan misi yang telah dijanjikan.





