Ende, floresupdate.com – Peristiwa meninggalnya tenaga kesehatan (nakes) asal Kabupaten Ende akibat serangan orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Tambrau, Papua Barat Daya, menuai duka mendalam dari berbagai kalangan. Salah satu respons datang dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende.
Ketua PMKRI Cabang Ende, Daniel Sakof Turot, yang juga merupakan mahasiswa asal Papua, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa kehilangan ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga korban di Ende, tetapi juga oleh masyarakat Tambrau yang turut merasakan dampak dari pengabdian tenaga kesehatan tersebut.
“Ini bukan hanya duka bagi keluarga di Ende, tetapi juga bagi masyarakat Tambrau yang selama ini merasakan pelayanan dan pengabdian mereka,” ujar Daniel dalam keterangannya.
Daniel menilai tindakan kekerasan yang menyebabkan meninggalnya tenaga kesehatan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip dasar hak asasi manusia. Ia juga menyebut peristiwa ini berpotensi menimbulkan trauma, khususnya bagi para tenaga kerja dan diaspora non-Papua yang sedang mengabdi di wilayah Papua.





