FloresUpdate.com, Maumere – Kerinduan masyarakat Desa Tuwa, Kecamatan Tanawawo, Kabupaten Sikka akhirnya terjawab dengan diresmikannya bangunan SD Negeri 191 Tuwa, Jumat, 17 Januari 2024.
Selama kurang lebih sebelas tahun lamanya, masyarakat Desa Tuwa merindukan adanya bangunan sekolah yang permanen agar anak-anak mereka bisa belajar di tempat yang layak.
Hal itu disampaikan Pj Kepala Desa Tuwa Marselinus Muksin Liwu dalam sambutannya saat acara peresmian gedung SDN Tuwa.
“Kerinduan masyarakat Desa Tuwa akan gedung sekolah yang baru ahkirnya hari ini bisa diresmikan atas kerjasama dari semua pihak, kerinduan sudah 11 tahun terbayarkan hari ini,” tandas Marinaus Liwu.
Marselinus juga mengajak semua orang tua murid serta masyarakat Desa Tuwa untuk sama-sama menjaga gedung baru tersebut.
“Ini tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pihak sekolah, ucapan terima kasih juga untuk anggota dewan Benediktus Lukas Raja yang sudah berjuang mencari dana untuk pembanguan gedung sekolah yang baru ini, dan harapan kedepan kiranya masih ada penambahan ruangan kelas lagi ” ungkap Marselinus.
Sementara itu, Mustari Ipir, Kepala Bidang SD yang mewakili Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka pada kesempatan itu menyampaikan, pihaknya akan terus mendorong pembangunan dunia pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Sikka.
“Sudah selayaknya SDN Tuwa mendapatkan gedung baru kerena ini termasuk SDN kaki Wolo Oja yang jaraknya terlalu jauh ke Tuwa dan harus melewati kali. Dan kami juga berterima kasih kepada anggota DPRD Benediktus Lukas Raja yang sudah memperioritaskan pencarian dana untuk pembangunan gedung dan fasilitasnya yang baru,” ujar Mustari Ipir.
Dia juga berharap, selain menjaga gedung sekolah yang baru, mutu pendidikan juga harus menjadi prioritas utama agar bisa bersaing dengan sekolah lain di Kabupaten Sikka.
“Pendidikan harus jadi tanggung jawab kita bersama, jjangan biarkan bapa ibu guru berjalan sendiri. Pendidikan yang baik harus kita bawah dari rumah agar kerakter anak benar-benar kita tata agar dapat menciptakan anak-anak yang cerdas dan berkerakter, cerdas tanpa keranter itu tidak menjadi jaminan hidup yang baik,” ucap Mustari.
Anggota DPRD Kabupaten Sikka, Benediktus Lukas Raja pada kesempatan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu melengkapi data-data sehingga dana DAK penugasan DPR-RI Andreas Hugo Parera dapat terealisasi dengan membangun tiga ruangan kelas beserta segala fasilitas di dalamnya untuk kegiatan belajar mengajar KBM di SDN Tuwa.
“Sudah menjadi tanggung jawab kami anggota DPRD ketika turun di tengah masyarakat dan mendengarkan aspirasi, ketika saya ke Tuwa, ada keluhan masyarakat agar bisa bangun ruang kelas, maka hal pertama yang saya minta agar masyarakat menyiapkan lahan dan data -data penunjang, soal anggaran saya mengunakan gerakan tiki-taka untuk mencarinya dan terbukti bawah hari ini kita meresmikan gedung sekolah ini,” ujar anggota DPRD Sikka yang akrab disapa Diki Raja.
Ia juga menyampaikan, sudah banyak dana miliaran rupiah yang ia perjuangkan untuk Kecamatan Tanawawo diantaranya untuk SDN Tuwa sebesar Rp 1,2 miliar, SDN Wolowajo sebesar Rp 2 miliar, SDN Nuaria sebesar Rp 1,5 miliar.
“Ini semua melalui jaringan pusat. Untuk tahun anggaran 2025, saya akan tambahkan melalui aspirasi anggota dewan Rp 200 juta untuk rabat jalan menuju rumah sakit mini Bata Kuku Wolofeo dan Rp 50 juta Lagi untuk pembebasan lahan di SDN Tuwa agar kedepannya kita bisa membangun lagi ruangan – ruangan untuk SDN Tuwa ini,” ungkap Dicky Raja. (Albert Cakramento)
