Ende, floresudate.com – Warga masyarakat di wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mempertanyakan peran anggota DPRD Provinsi NTT dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTT V, khususnya yang berasal dari Kabupaten Ende, terkait kerusakan jalan provinsi di wilayah Trans Utara.
Sorotan tersebut mencuat menyusul kondisi sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan parah, antara lain pada jalur Detusoko–Kotabaru dan Maukaro–Kotabaru, yang hingga kini dinilai belum mendapat penanganan serius dari Pemerintah Provinsi NTT.
Tokoh muda Pantura, Alviano Wiwi, kepada media, Sabtu (24/1/2026), mengatakan bahwa kerusakan jalan di wilayah Trans Utara telah berlangsung cukup lama dan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.
Namun, menurutnya, tidak terlihat kehadiran anggota DPRD Provinsi NTT, khususnya dari Kabupaten Ende, untuk turun langsung menemui masyarakat dan mencari solusi bersama.





