Floresupdate.com, Jakarta – Setelah lebih dari dua minggu menerjunkan tim relawan untuk menyisir sejumlah wilayah terdampak gempa Flores, JHL Foundation bersama JHL Merah Putih Kasih, Forum Persaudaraan Anak Bangsa dan Media Merah Putih News kembali menyiapkan bantuan tahap kedua.
Jika pada tahap pertama bantuan difokuskan pada kebutuhan pokok masyarakat, bantuan tahap kedua akan diarahkan untuk mendukung proses pemulihan, khususnya bagi tempat ibadah dan sekolah yang mengalami dampak akibat bencana.
Bantuan tersebut rencananya berupa material bangunan untuk perbaikan tempat-tempat ibadah dan sekolah, serta dilengkapi dengan alat-alat tulis bagi anak-anak sekolah yang terdampak.
Koordinator Relawan JHL Foundation, Eduardus Mbete, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan tahap kedua akan diluncurkan dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan karena masyarakat terdampak masih membutuhkan dukungan untuk melewati masa pemulihan pascabencana.
“Bantuan tersebut akan diluncurkan dalam waktu dekat mengingat warga yang terdampak gempa Flores masih membutuhkan banyak dukungan,” ujar Eduardus.
Ia menjelaskan, saat ini tim relawan JHL Foundation yang berada di lapangan masih melakukan identifikasi terhadap sekolah dan rumah ibadah yang dinilai layak menerima bantuan.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, tim relawan yang bermarkas di Ruteng telah menemukan sejumlah fasilitas yang membutuhkan dukungan.
Di Kabupaten Manggarai Barat, sedikitnya terdapat lima tempat ibadah dan satu sekolah yang telah teridentifikasi. Sementara di Manggarai Timur, terdapat empat rumah ibadah. Sedangkan di Kabupaten Manggarai, tercatat sebanyak 35 tempat ibadah dan 15 sekolah yang masuk dalam pendataan awal.
Bantuan Harus Tepat Sasaran
Pembina Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Jerry Hermawan Lo, dalam arahannya kepada tim relawan di lapangan menekankan pentingnya memastikan seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.
Menurutnya, keberadaan tim relawan bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat dipetakan dengan baik sehingga proses pemulihan dapat berjalan secara efektif.
“Tugas utama tim relawan lapangan adalah memastikan bantuan tersebut dapat tepat sasaran agar segera memulihkan kondisi masyarakat Flores yang terdampak supaya tidak mengalami ketakutan serta trauma yang panjang,” kata Jerry.
Ia menegaskan, kehadiran JHL Foundation dalam membantu masyarakat terdampak bencana tidak berhenti pada masa tanggap darurat.
Dukungan akan terus diberikan hingga memasuki tahapan recovery atau pemulihan, terutama bagi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan untuk kembali menjalankan aktivitas secara normal.
Salurkan 932 Paket Sembako
Sementara itu, selama dua minggu melakukan penyisiran di wilayah Manggarai Raya, tim relawan JHL Foundation yang berposko di Ruteng telah menyalurkan bantuan tahap pertama kepada masyarakat terdampak.
Bantuan yang telah didistribusikan meliputi 932 paket sembako, 200 lembar selimut, 94 tikar, 17 terpal, 25 dus air mineral dan 65 pack susu SGM.
Seluruh bantuan tersebut telah disalurkan kepada masyarakat di 42 desa yang berhasil didatangi tim relawan selama menjalankan misi kemanusiaan di wilayah Manggarai Raya.
JHL Foundation memastikan proses pendataan dan penyisiran wilayah masih terus dilakukan. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan tahap kedua dapat diberikan kepada masyarakat dan fasilitas publik yang benar-benar membutuhkan.
Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi respons terhadap kondisi darurat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung masyarakat Flores untuk bangkit dan memulihkan kehidupan pascabencana.





