
Jakarta, Floresupdate.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar menerima kunjungan resmi Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) di Kantor Kementerian Agama RI, pada Selasa (22/07/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI periode 2024 – 2026, Saudari Susana Florika Marianti Kandaimu, menyerahkan noken tradisional Papua kepada Menteri Agama. Penyerahan noken ini merupakan bentuk penghargaan dan simbol persatuan dalam keberagaman yang menjadi nilai fundamental bangsa Indonesia.
Noken, sebagai warisan budaya Papua yang juga telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya, dipilih sebagai representasi kekayaan budaya Nusantara yang harus dijaga dan dilestarikan.
“Pemberian noken ini merupakan simbol penghormatan kami kepada Bapak Menteri Agama atas komitmen beliau dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia,” ujar Susana Florika Marianti Kandaimu dalam keterangannya.
Menteri Agama Prof. Dr. Nasaruddin Umar menyambut baik pemberian noken tersebut dan menyatakan apresiasi tinggi atas gesture penghargaan dari PP PMKRI. Beliau menegaskan bahwa keragaman budaya Indonesia, termasuk noken Papua, merupakan anugerah Tuhan yang harus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas bangsa.
“Noken ini bukan hanya sekedar tas tradisional, tetapi merupakan filosofi hidup masyarakat Papua yang mengajarkan tentang gotong royong dan persatuan. Ini sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan yang kita junjung tinggi,” kata Menteri Agama.
Dalam pertemuan tersebut, PP PMKRI juga menyampaikan berbagai isu strategis terkait toleransi beragama dan perlindungan hak-hak minoritas di Indonesia.
Delegasi PP PMKRI yang hadir mendampingi Ketua Presidium PP PMKRI Susana Florika Marianti Kandaimu, Wakil Ketua Presidium PP PMKRI Bidang Organisasi dan Kaderisasi Mone Humau, serta Wakil Sekretaris Jenderal PP PMKRI Rufinus Kaimube Awi.
Sebagai organisasi mahasiswa Katolik terbesar di Indonesia, PMKRI berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun dialog antarumat beragama dan memperkuat toleransi di Indonesia. Pemberian noken ini diharapkan dapat menjadi momentum penguatan kerja sama antara PMKRI dan Kementerian Agama dalam mewujudkan Indonesia yang damai dan toleran.