Selain memberikan tas dan alat tulis, Kapolres Ende juga memberikan suntikan semangat (motivasi) yang mendalam bagi siswa kelas 3 hingga kelas 6. Beliau menekankan bahwa perjalanan mereka masih panjang dan keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang impian.
“Kami memberikan motivasi agar mereka tetap semangat, karena menuntut ilmu itu wajib sampai ke liang lahad. Jangan sampai ada kejadian seperti di daerah lain, di mana anak sekolah putus asa karena kekurangan perlengkapan,” ujar Kapolres Ende dengan tegas.
Langkah proaktif ini juga bertujuan untuk menjaga mental anak-anak agar tidak merasa rendah diri atau depresi akibat kondisi ekonomi keluarga. Dengan dukungan ini, diharapkan para siswa dapat fokus belajar dan meraih cita-cita tanpa rasa cemas akan kekurangan alat tulis.
Tak berhenti di situ, rombongan kemudian bergerak menuju Desa Gheoghoma untuk mendatangi SDK Mbomba. Meski harus menempuh perjalanan, semangat Polri untuk mendukung pendidikan tidak surut. Di sana, 14 siswa lainnya telah menanti dan menerima bantuan serupa.
Kapolres menekankan bahwa bantuan ini adalah bentuk ketulusan Polres Ende dalam mendukung sarana belajar anak-anak di Kabupaten Ende agar mereka lebih giat menggapai cita-cita.





