
Floresupdate.com, Ende – Rencana pembangunan Monumen Perfilman Ria Rago di Ndoa oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) mendapat beragam tanggapan dari pihak-pihak yang memiliki kedekatan historis dan emosional dengan figur Ria Rago.
Pihak keluarga Ria Rago, menyampaikan keberatan atas perencanaan pembangunan monumen yang dinilai tidak melibatkan mereka sebagai keturunan langsung.
“Kami tidak menuntut apa-apa secara materiil, tetapi setidaknya ada komunikasi dan penyampaian kepada kami sebagai keluarga inti dan garis keturunan langsung dari almarhum Ria Rago,” ungkap salah satu perwakilan keluarga dengan nada kecewa.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Provinsial Serikat Sabda Allah (SVD) Ende, Pater Eman Embu, SVD, turut memberikan pernyataan resmi dalam wawancara bersama sejumlah media, Senin (21/07/2025), di Ruang Tamu Provinsial SVD Ende.
Pater Eman mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi formal dari Pemprov NTT terkait rencana pembangunan monumen tersebut.
Kendati demikian, ia menyatakan bahwa secara prinsip, SVD Ende mendukung setiap inisiatif yang bernilai positif bagi masyarakat dan sejarah lokal.
“Secara prinsip kami mendukung setiap inisiatif yang bertujuan baik, terlebih dalam ranah sejarah dan kebudayaan. Namun, kami menyarankan agar seluruh prosesnya dilakukan secara etis dan inklusif. Sangat penting untuk melibatkan keluarga keturunan langsung serta Gereja, mengingat film tersebut merupakan bagian dari dokumentasi sejarah Gereja Katolik di wilayah ini,” tegas Pater Eman.
Ia juga menyampaikan kemungkinan bahwa belum adanya penyampaian informasi kepada pihak-pihak terkait mungkin disebabkan oleh kesibukan tim perencana dari pemerintah daerah.
“Kami tetap mengedepankan asumsi positif. Mungkin pihak yang bersangkutan tengah disibukkan dengan beban kerja yang tinggi, sehingga komunikasi belum sempat terjalin,” pungkasnya.
Polemik ini membuka ruang refleksi akan pentingnya pendekatan partisipatif dan beretika dalam setiap inisiatif pembangunan yang menyentuh aspek sejarah dan identitas kolektif masyarakat.
