Floresupdate.com Ende – Komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Detusoko terus diwujudkan melalui berbagai program strategis sepanjang tahun 2025. Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi PDI Perjuangan, Ferdinandus Watu, S.Fil, membeberkan sejumlah capaian program di bidang pendidikan dengan total anggaran mencapai Rp1.887.040.000.
Ferdinandus Watu menjelaskan, program tersebut mencakup renovasi ruang kelas, rehabilitasi ruang guru dan MCK, serta pembangunan perpustakaan dan tata ruang usaha di sejumlah sekolah yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Detusoko.
“Pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu masa depan. Ruang kelas yang layak dan fasilitas yang memadai adalah bagian dari upaya kita memastikan setiap anak memiliki akses yang sama terhadap pendidikan,” ujarnya.
Rincian Program Fisik Pendidikan 2025
Beberapa program yang telah direalisasikan antara lain:
Desa Randoria
Renovasi Ruang Kelas SDK Wologero – Rp59.999.000
Desa Niowula
Rehabilitasi Ruang Kelas SDI Wolomoni – Rp119.957.000
Desa Turunalu
Pembangunan Tata Ruang Usaha SMPN Turunalu – Rp151.795.000
SDK Marsudirini Detusoko
Rehabilitasi Ruang Kelas – Rp119.957.000
Selain itu, terdapat pula:
Desa Rateroru
Renovasi Ruang Kelas SD Rateroru – Rp64.393.000
Rehabilitasi MCK SD Rateroru – Rp25.798.000
Desa Dile
Rehabilitasi Ruang Kelas SDK Dile – Rp119.957.000
Desa Wolofeo
Rehabilitasi Ruang Guru SDK Wolofeo – Rp59.995.000
Desa Ranga
Pembangunan Perpustakaan SDK Ranga – Rp184.827.000
Kelurahan Detusoko
Pembangunan Perpustakaan SD Detusoko – Rp184.950.000
Desa Wolotolo
Pembangunan Perpustakaan SDI Detuwira – Rp184.950.000
143 Anak Terima Beasiswa
Selain pembangunan fisik, dukungan terhadap peserta didik juga diwujudkan melalui program beasiswa yang menyasar 143 anak.
Beasiswa tersebut terdiri dari:
1 Beasiswa PIP Aspirasi bagi 100 siswa dari SDK Wolomage, SDI Wolomoni dan SDK Wologai Tengah dengan total anggaran Rp45.000.000.
2. Beasiswa KIP Kuliah di Universitas Dr. Nugroho Magetan bagi 41 mahasiswa dengan total Rp393.600.000 atau Rp9.600.000 per mahasiswa per tahun.
3. Beasiswa Bali Wise Program Perhotelan dan Digital Marketing bagi 2 siswa dengan total anggaran Rp36.000.000.
Ferdinandus menegaskan, beasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dari Detusoko agar mampu bersaing di tingkat nasional.
“Tidak hanya membangun gedung, tetapi juga membangun masa depan anak-anak kita melalui akses pendidikan yang lebih luas,” katanya.
20 SD, 5 SMP dan 1 SMA
Saat ini, Kecamatan Detusoko memiliki 20 SD, 5 SMP dan 1 SMA. Dengan berbagai program yang telah direalisasikan sepanjang 2025, diharapkan kualitas layanan pendidikan semakin meningkat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ferdinandus Watu memastikan akan terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan, agar pembangunan yang dilakukan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga.





