Maumere, floresupdate.com — Keterbatasan tak mampu membendung tekad. Atlet Taekwondo Derina Winners Club Kabupaten Sikka, tetap bertolak ke Kupang untuk mengikuti PPA Liliba Open Tournament 2, meski harus mengandalkan biaya mandiri dari proposal dan dukungan penuh orang tua.
Di balik keberangkatan ini, tersimpan cerita perjuangan. Tanpa dukungan maksimal, para atlet tetap memilih melangkah, membawa nama daerah dengan penuh keyakinan.
Pelatih tim menegaskan bahwa kondisi tersebut adalah realita yang dihadapi, namun bukan alasan untuk mundur.
“Semua ini murni dari orang tua dan proposal. Tapi semangat anak-anak tidak pernah turun. Mereka tetap siap bertanding dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Dengan modal Juara 2 umum pada Kejuaraan Nasional Komodo Open Tournament di Labuan Bajo tahun lalu, tim Taekwondo Derina Winners Club Sikka datang bukan sekadar sebagai peserta. Target besar tetap diusung: naik ke podium tertinggi.
“Kami tidak mau berhenti di juara 2. Target kami jelas, harus bisa naik ke juara 1,” tegas pelatih.
Di sisi lain, Christian Gama Putra, SE, Anggota DPRD Kabupaten Sikka dari PSI yang juga Penanggung Jawab Taekwondo Derina Winners Club, menyuarakan harapan agar kondisi seperti ini tidak terus berulang.
“Anak-anak kita punya potensi dan sudah terbukti berprestasi. Ke depan, kami berharap pemerintah daerah bisa hadir memberi perhatian lebih serius, agar perjuangan seperti ini tidak selalu ditopang sendiri oleh orang tua,” ujarnya.
Keberangkatan ini menjadi potret nyata: prestasi tetap berjalan, meski dukungan belum sepenuhnya hadir. Kini, harapan besar dititipkan pada para atlet muda Sikka untuk membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih kemenangan.





