Floresupdate.com ENDE – Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT), Rahmat Saleh, mengajak seluruh masyarakat NTT, khususnya generasi muda, untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kerja.
Ajakan tersebut disampaikan Rahmat Saleh usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Lapangan Pancasila Ende, Senin (1/6/2026). Upacara dipimpin Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, pelajar, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat.
Menurut Rahmat Saleh, Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah dinamika dan tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila bagi seluruh masyarakat NTT. Khususnya generasi muda, mari terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam seluruh sendi kehidupan, baik di lingkungan masyarakat maupun lingkungan kerja, demi kemajuan NTT yang kita cintai,” ujarnya.
Ia menilai generasi muda saat ini memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, terutama di era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi dan perkembangan media sosial.
Karena itu, Rahmat mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam bermedia sosial serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar.
“Generasi muda harus lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial dan lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Kepedulian sosial merupakan salah satu bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Selain itu, Rahmat mendorong kaum muda untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan membangun kapasitas diri agar mampu bersaing serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank NTT, lanjut Rahmat, memiliki tanggung jawab untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui layanan keuangan dan pembiayaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, implementasi sila kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, diwujudkan Bank NTT melalui komitmen menghadirkan akses pembiayaan yang merata tanpa membedakan latar belakang maupun skala usaha.
“Kami menyalurkan pembiayaan kepada seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelaku usaha besar hingga usaha mikro, pedagang kecil, petani, dan kelompok masyarakat produktif lainnya yang menjadi tulang punggung perekonomian NTT,” jelasnya.
Rahmat menambahkan, kepercayaan pemerintah kepada Bank NTT dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu instrumen penting untuk memperluas akses permodalan bagi masyarakat kecil.
“Kami menerjemahkan sila kelima Pancasila melalui pelayanan dan pembiayaan yang berkeadilan. Penyaluran KUR kami prioritaskan bagi masyarakat kecil yang membutuhkan akses modal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.
Melalui semangat Hari Lahir Pancasila, Rahmat berharap seluruh elemen masyarakat terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta bersama-sama membangun Nusa Tenggara Timur yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam bekerja, berkarya, dan melayani masyarakat. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita dapat mewujudkan NTT yang semakin maju dan sejahtera,” pungkas Rahmat Saleh.

