Floresupdate.com Ende – Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kodim 1602/Ende bersama Pemerintah Kabupaten Ende dan mitra swasta meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Ende Tengah.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Dandim 1602/Ende selaku pengawas utama kewilayahan, unsur Forkopimda Kabupaten Ende, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG selaku pengelola operasional teknis, serta perwakilan mitra dari APINDO yang bertindak sebagai pelaksana pembangunan dan penyokong UMKM.
Dalam sambutannya, Dandim 1602/Ende menegaskan komitmen penuh untuk mewujudkan target Zero Stunting di NTT. Ia mengingatkan bahwa TNI akan bertindak tegas sebagai pengawas jika ditemukan penyimpangan terhadap standar operasional prosedur (SOP), terutama dalam hal distribusi dan kualitas makanan.
“Kami menekankan tiga aspek penting: kualitas, ketepatan waktu, dan ketepatan sasaran. TNI tidak akan mentolerir adanya penyimpangan yang merugikan masyarakat dan program ini,” tegas Dandim di hadapan seluruh peserta peresmian.
Sementara itu, perwakilan mitra kerja dari APINDO menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 1602/Ende yang dinilai sangat mendukung kelancaran pembangunan fisik dapur. APINDO menilai program ini memberikan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan, terutama dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
“Terima kasih kepada Kodim yang telah bersinergi dengan baik. Program ini bukan hanya soal makanan bergizi, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat,” ujar perwakilan APINDO.
Selaras dengan itu, Korwil SPPG memastikan bahwa seluruh infrastruktur dapur telah siap beroperasi. Ia berkomitmen untuk menyajikan menu bergizi dengan standar kualitas tinggi bagi masyarakat sasaran. “Kami siap menjalankan operasional secara profesional dan transparan,” ungkapnya.
Kehadiran dapur MBG di Ende Tengah dinilai menjadi bukti nyata solidnya kolaborasi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan swasta. Masyarakat sekitar menyambut positif inisiatif ini dan berharap program tersebut dapat berjalan berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, Kodim 1602/Ende akan mengerahkan para Babinsa untuk memantau langsung rantai distribusi makanan hingga ke tangan penerima manfaat. Selain itu, briefing berkala kepada pekerja SPPG akan terus dilakukan guna memastikan higienitas dan kepatuhan terhadap standar operasional





