Tarian Tea Eku dan Dero Persembahan Mahasiswa asal Nagekeo pada Pagelaran Budaya di Unflor

Ichy, sapaan Angelina Marici Ema menerangkan bahwa ia bersama rekannya pada kesempatan tersebut menampilkan tarian Tea Eku dan Dero berangkat dari kekhawatiran mereka akan punahnya budaya Nagekeo yang terhimpit oleh perkembangan teknologi hingga generasi muda pun lupa akan budayanya.

“Kita sebagai kaula muda hampir lupa akan keberadaan adat dan budaya yang ada di wilayah kita. Kita sekarang di hadapkan dalam pengaruh perkembangan teknologi yang semakin memadai, tentunya ini menjadi salah satu faktor penghambat dalam pengetahuan tentang adat dan budaya, ” keluh Ichy.

Oleh sebab itu, pada pagelaran budaya tersebut, Ichy bersama rekan-rekannya ingin membuktikan bahwa mereka tidak akan lupa adat dan budaya yang sudah melekat dalam kehidupan mereka. “Ini akan menjadi sebuah pengalaman yang paling berharga untuk saya dan teman teman semua,” tambah dia.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!