Ketua Panitia Ende Baru Cup 2026, Denny Surya Dharma, menyampaikan bahwa biliar saat ini tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih fokus, akurasi, serta pengendalian diri. Sementara itu, e-sport telah berkembang menjadi cabang olahraga prestasi yang diakui secara global.
Selain itu, menurutnya, turnamen ini juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus ajang menjaring bakat-bakat muda di masing-masing bidang.
“Turnamen ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar pecinta olahraga dan game, sekaligus menjaring atlet-atlet muda berbakat di Kabupaten Ende. Ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat mereka,” ujar Denny.
Ia berharap Ende Baru Cup dapat menghidupkan kembali ekosistem turnamen e-sport di Ende yang sempat vakum beberapa tahun terakhir. Selain itu, turnamen ini juga diharapkan dapat mendorong pembentukan organisasi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) di Kabupaten Ende.
Sementara itu, Ketua Divisi Biliar, Dimas Jayadiningrat, berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan olahraga biliar di Ende. Ia menilai banyak talenta muda potensial yang mampu bersaing dengan daerah lain, meskipun saat ini belum berada di bawah naungan organisasi resmi.





