Floresupdate.com, Maumere – Pemerintah Kabupaten Sikka menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan bagi masyarakat rentan, khususnya penyandang disabilitas dan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Penyerahan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dipimpin langsung oleh Bupati Sikka bersama pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan Kementerian Sosial. Hadir dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Menteri Sosial, Agustinus Budi Prasetyo; Komisioner Komisi Nasional Disabilitas, Kikin Tarigan; Kepala Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor, Romal Uli Jaya Sinaga; serta Kepala Sentra Efata Kupang yang diwakili oleh Kasubag TU, Lenny Ramba bertempat di Halaman Kantor Dinas Sosial, Maumere, Rabu (29/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Sikka menegaskan bahwa bantuan sosial ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah dalam memastikan kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas dan anak-anak dari keluarga kurang mampu, mendapatkan akses yang layak terhadap pelayanan dasar.
“Penyerahan kursi roda ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi wujud perhatian dan keberpihakan negara terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar dapat menjalani kehidupan secara lebih mandiri dan bermartabat. Demikian pula dengan bantuan dana pendidikan, ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan generasi muda Sikka sehingga harap digunakan sebaik-baiknya,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan program-program sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Sinergi ini dinilai krusial untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Sosial, Agustinus Budi Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sikka dalam mendukung pelaksanaan program kesejahteraan sosial. Ia menegaskan bahwa Kementerian Sosial terus mendorong penguatan layanan terpadu bagi kelompok rentan, termasuk melalui sentra-sentra layanan yang ada.
“Kolaborasi seperti ini menjadi kunci dalam memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan memberikan dampak nyata. Inilah buah perjuangan Bupati Juventus dalam safari kunjungannya ke Jakarta,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan ini disambut haru oleh para penerima manfaat. Bantuan kursi roda diharapkan dapat meningkatkan mobilitas penyandang disabilitas, sementara dana pendidikan diharapkan mampu meringankan beban keluarga sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan.
Dengan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sikka bersama para pemangku kepentingan kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
Berikut rincian bantuan dari Kementerian Sosial RI:
*Sentra Terpadu Inten Soeweno Bogor*:
110 unit kursi roda bagi penyandang disabilitas, lansia, dan anak berkebutuhan khusus untuk meningkatkan mobilitas dan kemandirian. Total nilai Rp 285.270.000.
*Sentra Efata Kupang*:
110 paket bantuan nutrisi untuk pemenuhan gizi kelompok rentan. Bantuan pemberdayaan usaha ternak kambing bagi 30 penyandang disabilitas. Total anggaran kedua bantuan tersebut Rp 165.843.000.
*Bantuan Pendidikan*:
Perlengkapan pendidikan bagi 72 anak korban bencana di Tanawawo. Rinciannya 52 siswa SMPN 48 Gaikiu dan 20 siswa SMPN 49 Tuwa. Masing-masing menerima Rp 1.000.000 dengan total Rp 72.000.000.





