Ende, floresupdate.com – Direktur PDAM Tirta Kelimutu Ende, Heribertus Gani, memberikan tanggapan terkait keluhan masyarakat di Kecamatan Lio Timur yang mengonsumsi air dalam kondisi keruh dan tidak layak.
Ia menjelaskan bahwa kondisi air yang kotor tersebut umumnya terjadi saat musim hujan, khususnya ketika terjadi banjir di wilayah sumber air.
Menurut Heribertus, air yang didistribusikan kepada pelanggan di Lio Timur berasal dari Mata Air Ae Luku. Saat intensitas hujan tinggi, sumber air tersebut kerap mengalami kekeruhan akibat material yang terbawa arus.
“Saya sudah konfirmasi ke Kepala Unit Watuneso. Memang diakui, saat musim hujan dan banjir, air pasti keruh karena dari sumber Mata Air Ae Luku langsung didistribusikan ke pelanggan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam kondisi normal, petugas PDAM biasanya langsung menghentikan sementara distribusi air kepada pelanggan saat terjadi banjir untuk menghindari air keruh sampai ke rumah warga.
Namun, diakuinya, ada situasi tertentu di mana hujan deras di wilayah hulu atau pegunungan terjadi secara tiba-tiba, sehingga menyebabkan banjir mendadak. Dalam kondisi tersebut, petugas terkadang terlambat menghentikan aliran air.
“Biasanya kalau banjir, petugas langsung hentikan pelayanan. Tetapi kadang hujan di gunung terjadi tiba-tiba dan banjir datang cepat, sehingga petugas terlambat menghentikan aliran ke pelanggan,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak PDAM Tirta Kelimutu Ende memastikan akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan pengawasan di lapangan, khususnya saat musim hujan, guna meminimalisir distribusi air keruh ke masyarakat.





