Dari Adat ke Altar: Arca Kristus Raja Ditahktakan di Wetakara, Iman dan Budaya Menyatu

Memasuki inti perayaan, arca kemudian diberkati dan ditahktakan dalam prosesi liturgi yang berlangsung penuh kekhusyukan. Doa-doa dan nyanyian mengalun, menandai momen sakral yang menjadi tonggak baru dalam perjalanan iman umat Stasi Kristus Raja Wetakara.

Bagi umat, kehadiran Arca Kristus Raja bukan sekadar simbol, tetapi menjadi pusat penghayatan iman, sumber kekuatan rohani, dan tanda persatuan dalam kehidupan bersama.

Peristiwa ini sekaligus menegaskan bahwa iman dan budaya bukanlah dua hal yang terpisah, melainkan dapat berjalan seiring, saling menguatkan, dan memberi makna yang lebih dalam bagi kehidupan umat di Wetakara.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!