News, Opini  

Delvis Rettob: Mental Baja yang Membawa Perubahan dan Harapan bagi PMKRI Periode 2026–2028

Oleh: Michael Edowai

Floresupdate.com, Opini – Di tengah dinamika pergerakan mahasiswa Katolik di Indonesia yang terus berkembang, muncul sosok yang tidak hanya dikenal karena gagasan-gagasannya yang tajam, melainkan juga karena keteguhan hati dan semangat pantang menyerah yang menjadi teladan bagi seluruh kader. Ia adalah Christian Alesandro Delviero Rettob, atau yang lebih akrab disapa dan dihormati dengan nama Delvis Rettob. Pria asal Maluku ini kini memegang amanah terbesar sebagai Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas untuk masa bakti 2026 hingga 2028.

Nama Delvis Rettob kini tidak asing lagi di telinga kader PMKRI dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote. Ia dikenal luas sebagai sosok yang memiliki “mental baja”—sebuah sebutan yang bukan berlebihan jika melihat perjalanan panjang yang telah ia tempuh menuju puncak kepemimpinan ini. Perjuangan menuju kursi Ketua Presidium tidaklah mulus, penuh dengan lika-liku, ujian, dan situasi yang menguji ketahanan hati serta kesabaran.

Kisah perjuangan Bung Delvis mulai terukir jelas pada tahun 2024 silam. Saat itu, Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PP PMKRI terselenggara di kota Merauke, Provinsi Papua Selatan—tanah ujung timur nusantara yang menjadi saksi bisu perdebatan, aspirasi, dan harapan ribuan kader. Dalam ajang penentuan arah organisasi tersebut, Bung Delvis ikut maju mengajukan gagasan dan visinya demi kemajuan PMKRI. Namun, hasil musyawarah saat itu belum berpihak padanya. Bagi banyak orang, situasi seperti ini seringkali menjadi titik untuk berhenti, menarik diri, atau memadamkan semangat pengabdian. Namun, hal itu sama sekali tidak berlaku bagi sosok yang lahir dari tanah Maluku ini.

Kegagalan atau hasil yang belum sesuai harapan di Merauke tidaklah dianggap sebagai kekalahan yang mematahkan semangat. Sebaliknya, Bung Delvis justru menjadikan momen tersebut sebagai cermin untuk memperbaiki diri, mendengar lebih dalam suara-suara dari berbagai daerah, menyempurnakan gagasan, dan semakin menguatkan tekad bahwa pengabdian kepada organisasi tidak berhenti pada satu hasil pemilihan saja. Ia tetap berjalan tegak, tetap hadir di tengah kader, tetap berdiskusi, dan tetap menjaga optimisme bahwa jalan terbaik akan terbuka pada waktunya.

Waktu terus berjalan, dan dua tahun setelah peristiwa di Merauke, saatnya kembali tiba. Ajang tertinggi organisasi kembali digelar: MPA PP PMKRI ke-XXXIII yang berlangsung di kota Ruteng, Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kota yang terkenal dengan udaranya yang sejuk dan dingin karena berada di dataran tinggi ini menjadi saksi perjalanan panjang yang berbuah manis. Di tengah pertemuan yang penuh semangat, diskusi yang mendalam, dan musyawarah yang murni dari hati ke hati antar kader lintas wilayah, nama Delvis Rettob kembali muncul sebagai harapan bersama.

Kali ini, kepercayaan itu datang penuh. Bung Delvis Rettob secara aklamasi dan melalui proses musyawarah yang matang ditetapkan sebagai Mandataris MPA sekaligus Formatur Tunggal Ketua Presidium PP PMKRI periode 2026–2028. Sebuah amanah yang sangat besar, yang diberikan bukan hanya karena kemampuan berbicara, melainkan karena karakter yang telah teruji, ketulusan hati, dan konsistensi semangat yang tidak pernah padam meski pernah diuji keadaan.

Kini, berdiri di depan seluruh keluarga besar PMKRI, Bung Delvis Rettob membawa pesan bahwa perjuangan yang tulus, kesabaran yang kokoh, dan keberanian untuk bangkit kembali setelah terjatuh adalah kunci utama pergerakan kita. Dari Merauke yang penuh pelajaran, hingga Ruteng yang memberikan kepercayaan baru—semua itu menjadi bukti nyata bahwa mental baja akhirnya menemukan tempatnya untuk memimpin.

Selamat bertugas dan selamat berjuang, Bung Delvis Rettob. Semoga kepemimpinan Anda membawa PP PMKRI semakin solid, semakin dekat dengan realitas bangsa, semakin setia pada ajaran Injil dan nilai-nilai Pancasila, serta menjadi rumah yang hangat bagi seluruh kader di mana pun berada. Semoga langkah Anda diiringi berkah Tuhan Yang Maha Kuasa demi kemajuan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia dan kemanfaatan bagi tanah air Indonesia tercinta.

 
Pro Ecclesia Et Patria

Penulis: RLM Editor: Editor

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!