News  

Jejak Kartini di Tanah Flores: Perempuan Menggerakkan Energi Masa Depan

Floresupdate.com, Ende – Semangat Raden Ajeng Kartini terus hidup dalam langkah perempuan Indonesia masa kini yang berani melangkah, berkarya, dan berkontribusi di berbagai sektor, termasuk industri energi terbarukan.

Dalam momentum Hari Kartini 2026, PT Sokoria Geothermal Indonesia (SGI) kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang kerja yang inklusif, aman, dan memberdayakan bagi perempuan di industri panas bumi.

Hingga Maret 2026, perempuan telah mengisi sekitar 17% dari total karyawan PT SGI, mencerminkan progres positif di sektor yang secara historis didominasi laki-laki.

Secara global, perempuan saat ini merepresentasikan sekitar 20–22% tenaga kerja di sektor panas bumi, berdasarkan berbagai publikasi dari Women in Geothermal (WING).

“Kami percaya bahwa transisi energi yang berkeadilan harus membuka ruang yang setara bagi perempuan untuk tumbuh dan berkontribusi. PT SGI tidak hanya memberikan peluang, tetapi juga memastikan adanya dukungan berkelanjutan agar perempuan dapat berkembang secara profesional di industri panas bumi” ujar Agung Iswara, Corporate Communications Manager PT SGI.

Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inisiatif, mulai dari pelatihan teknis, program pengembangan kepemimpinan, hingga keterlibatan perempuan dalam rantai nilai sektor panas bumi. Upaya ini juga sejalan dengan perkembangan industri yang kini tidak hanya berfokus pada peningkatan partisipasi perempuan, tetapi juga pada penguatan peran mereka di tingkat kepemimpinan dan pengambilan keputusan.

Salah satu sosok yang mencerminkan semangat Kartini masa kini adalah Erlina Remi yang telah berdedikasi selama 7 tahun sebagai staf Community Development PT SGI. Erlina menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus memperkuat peran perempuan di sektor ini.

“Sebagai perempuan muda dari daerah, saya percaya bahwa dengan keberanian dan tekad yang kuat seperti Raden Ajeng Kartini, perempuan dapat terus memajukan pengembangan energi bersih dan pemberdayaan masyarakat di sektor panas bumi,” ujar Erlina.

Selain dari sisi operasional, PT SGI juga menunjukkan komitmennya melalui pemberdayaan perempuan di tingkat komunitas, termasuk penguatan UMKM milik perempuan serta pelibatan masyarakat lokal di Ende, Nusa Tenggara Timur. Inisiatif ini dijalankan melalui program Community Development and Community Relations (CDCR) sebagai bagian dari upaya menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

PT SGI berkomitmen mendukung target Net Zero Emission Indonesia 2060 melalui transisi energi yang inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai kemanusiaan. Kehadiran perempuan dalam perusahaan tidak hanya memperkaya perspektif dan inovasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong masa depan energi yang lebih adil dan berkelanjutan.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!