Kupang, floresupdate.com – Pembangunan infrastruktur jalan Mauponggo–Puuwada yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Nagekeo kini menjadi sorotan publik.
Proyek yang dikerjakan oleh CV Anugerah Cipta Jaya tersebut dinilai belum sepenuhnya rampung, terutama pada sejumlah item pekerjaan penting yang hingga kini belum diselesaikan.
Masyarakat Desa Ngera menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari kondisi ini. Mereka menyoroti belum terselesaikannya pembangunan deker dan saluran air, yang merupakan komponen penting dalam menjaga ketahanan jalan dari kerusakan akibat air.
Tanpa adanya fasilitas pendukung tersebut, jalan yang telah dibangun berpotensi mengalami kerusakan dalam waktu singkat.
Warga setempat berharap pihak kontraktor tidak mengabaikan tanggung jawabnya. Istilah “amnesia” bahkan digunakan masyarakat untuk menggambarkan kekhawatiran bahwa kewajiban penyelesaian proyek akan diabaikan setelah pekerjaan dianggap selesai secara administratif.
Menanggapi hal tersebut, pihak CV Anugerah Cipta Jaya menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum rampung. Namun, penyelesaian tersebut direncanakan setelah adanya pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Pernyataan ini memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga menilai bahwa komitmen tersebut harus segera dibuktikan melalui tindakan nyata, bukan sekadar menunggu proses pemeriksaan.
Masyarakat berharap penyelesaian pekerjaan tidak bergantung pada hasil audit, melainkan menjadi inisiatif langsung dari kontraktor sebagai bentuk tanggung jawab atas proyek yang dikerjakan.





