News  

PLN ULP Ende Salurkan 156 Paket Sembako untuk Pekerja Vendor Terdampak Gempa

FloresUpdate.Com || Ende – Empat pekan setelah gempa Flores mengguncang kehidupan masyarakat, proses pemulihan masih terus berlangsung. Di tengah kondisi tersebut, para pekerja vendor yang menjadi bagian dari operasional PT PLN (Persero) tetap berada di lapangan untuk memastikan pelayanan kelistrikan di Kabupaten Ende berjalan.

Para pekerja tersebut menghadapi situasi yang tidak jauh berbeda dengan masyarakat terdampak. Mereka harus berhadapan dengan dampak gempa dan berbagai ketidakpastian, namun tetap dituntut menjaga agar layanan listrik terus menyala.

Sebagai bentuk perhatian atas kontribusi tersebut, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ende menyalurkan 156 paket sembako kepada lima perusahaan vendor Tenaga Ahli Daya (TAD), Rabu (16/9/2026).

Bantuan tersebut diserahkan di Kantor PLN ULP Ende dan dipimpin langsung oleh Manajer PLN ULP Ende, Gede Eka Saputra Darmayudha.

Lima perusahaan vendor penerima bantuan yakni PT Nusa Daya, PT GBL, PT PAE, PT Petirindo, dan PT Nusa Bunga.

Gede mengatakan, bantuan tersebut bersumber dari Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero). Menurutnya, kontribusi para vendor selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung operasional PLN, khususnya dalam menjaga pelayanan kelistrikan di Kabupaten Ende.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kepada para vendor yang selama ini telah membantu PLN dalam menerangi seluruh wilayah Kabupaten Ende,” ujar Gede.

Ia menegaskan, para pekerja vendor bukan hanya mitra operasional PLN. Dalam situasi bencana, mereka juga merupakan bagian dari masyarakat yang turut merasakan dampak gempa.

“Tanpa terasa, sudah empat minggu kita semua mengalami situasi gempa dan segala dinamikanya. Sebenarnya kita semua adalah korban, termasuk teman-teman vendor,” katanya.

Sebelumnya, PLN juga telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa Flores. Perhatian kepada para vendor menjadi bagian dari upaya pemulihan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga kepada orang-orang yang berada di balik pelayanan tersebut.

Gede mengatakan, bantuan yang diberikan tidak semestinya hanya dilihat dari jumlah atau nilai paket yang diterima. Menurutnya, bantuan itu merupakan bentuk penghargaan terhadap dedikasi para vendor yang tetap bekerja meskipun turut terdampak bencana.

“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah bentuk perhatian bahwa PLN tidak melupakan jasa-jasa kalian yang tetap siap bekerja meskipun juga terdampak,” ungkapnya.

Selama masa pemulihan pascagempa, tenaga vendor menjadi salah satu bagian dari kerja bersama untuk mengembalikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.

Karena itu, Gede menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan vendor beserta para pekerjanya yang telah bersama-sama mendukung proses pemulihan kelistrikan di Ende.

“Di sinilah letak perjuangan yang telah dilakukan bersama. Kami mengapresiasi semua pihak yang telah membantu proses pemulihan layanan kelistrikan,” katanya.

Bencana dapat merusak sejumlah infrastruktur dalam waktu singkat. Namun, proses pemulihannya membutuhkan kerja panjang dan kolaborasi berbagai pihak.

Di Ende, di balik listrik yang kembali menyala, terdapat para pekerja yang tetap bertahan di lapangan, termasuk mereka yang pada saat bersamaan juga tengah berupaya memulihkan kehidupan mereka sendiri.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!