Ende, floresupdate.com — Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan lewat pemasangan bendera dan persiapan perlombaan. Di Desa Nenowea, semangat kemerdekaan justru tampak dari aktivitas warga yang sejak pagi turun bersama membersihkan lingkungan.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) GENTASKIN, Orang Muda Katolik (OMK), dan masyarakat Desa Nenowea bergandengan tangan dalam aksi kerja bakti, Jumat (7/8/2026). Sejak pukul 06.00 WITA, warga bersama mahasiswa mulai membersihkan lingkungan permukiman hingga merapikan sejumlah fasilitas umum desa.
Suasana pagi yang biasanya tenang berubah menjadi aktivitas gotong royong. Peralatan sederhana digunakan untuk membersihkan sampah, merapikan lingkungan, serta menata area yang akan digunakan dalam rangkaian kegiatan menyambut Hari Kemerdekaan.
Bagi mahasiswa KKNT GENTASKIN, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda membersihkan lingkungan. Kerja bakti menjadi momentum untuk hadir dan bekerja bersama masyarakat, sekaligus membangun kedekatan dengan warga selama menjalankan pengabdian di Desa Nenowea.
“Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagi kami untuk terlibat langsung bersama masyarakat. Lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata, tetapi yang tidak kalah penting adalah kebersamaan antara mahasiswa, OMK, dan masyarakat semakin kuat,” demikian semangat yang dibangun dalam kegiatan tersebut.
Bersihkan Lapangan, Siapkan Arena Perayaan Kemerdekaan
Usai membersihkan lingkungan permukiman, kegiatan dilanjutkan ke lapangan Kantor Desa Nenowea. Di lokasi tersebut, mahasiswa KKNT GENTASKIN bersama warga membersihkan dan merapikan lapangan yang akan menjadi salah satu pusat kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Lapangan yang sebelumnya perlu ditata kembali mulai dibersihkan agar siap digunakan untuk berbagai perlombaan dan kegiatan masyarakat dalam menyambut 17 Agustus.
Keterlibatan masyarakat dan OMK dalam kegiatan ini memperlihatkan bahwa persiapan menyambut kemerdekaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa atau panitia kegiatan. Semangat tersebut tumbuh dari partisipasi bersama.
Mahasiswa KKNT GENTASKIN pun tidak menempatkan diri hanya sebagai pelaksana program kerja. Kehadiran mereka di tengah masyarakat diwujudkan melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial dan lingkungan yang menjadi kebutuhan bersama.
Gotong Royong Jadi Wajah Semangat Kemerdekaan
Kerja bakti tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKNT GENTASKIN Desa Nenowea yang diarahkan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat.
Di tengah berbagai kesibukan masyarakat, kegiatan sederhana seperti kerja bakti menjadi pengingat bahwa pembangunan desa tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ia dapat berawal dari kemauan untuk turun bersama, membersihkan lingkungan, dan saling membantu.
Bagi warga Nenowea, persiapan menyambut HUT ke-81 RI bukan sekadar membuat desa terlihat bersih dan meriah. Ada semangat kebersamaan yang ingin terus dijaga.
Sementara bagi mahasiswa KKNT GENTASKIN, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses pengabdian: belajar dari masyarakat, bekerja bersama masyarakat, dan meninggalkan jejak melalui kerja nyata.
Dari Nenowea, semangat kemerdekaan tidak hanya dikibarkan lewat Merah Putih. Ia juga hidup dalam gotong royong, kepedulian, dan tangan-tangan masyarakat yang bekerja bersama untuk desa.





