Festival Daun Lontar; Mengenang dan Melestarikan Kearifan Lokal Ende Lio

Ende, FloresUpdate.Com – Komunitas pegiat dan pecinta budaya Ende Lio, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Alokoja Sia, Desa Kelitembu, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama segenap panitia, mensponsori dan menginisiasi penyelenggaraan kegiatan Festival Daun Lontar Ende Lio, berpusat di Lapangan sepak bola Desa Kelitembu.

Ketua Panitia Festival, Yos Borgias Riga, dalam sambutannya pada acara Penutupan Festival, Sabtu (20/6/2026) menerangkan bahwa kegiatan Festival bernuansa budaya lokal itu berlangsung selama 6 hari yang dimulai pada 16-18 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 18-20 Juni 2026.

Yos mengatakan, kegiatan dengan tema utama “Mengenang dan Melestarikan Warisan Budaya” itu diwarnai dengan kegiatan Workshop kerajinan, lomba tari kreasi bernuansa daun Lontar, lomba hasil kerajinan anyaman kreatif berbahan daun Lontar, serta pameran hasil karya.

Sementara para peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut meliputi komunitas kerajinan dari beberapa desa, kelompok sanggaral seni, juga sekolah-sekolah dari tingkat SD hingga SMA.

“Atas nama segenap panitia dan para pihak yang telah mendukung kegiatan ini, saya ucapkan limpah terima kasih. Saya bangga, karena dari Festival ini ditampilkan aneka produk kerajinan berbahan daun lontar (topi, keranjang, bakul, ambung, gelang, cincin, anting, selendang, tempat tisu, tas, dompet). Inilah unsur-unsur warisan budaya yang perlu kita lestarikan,” kata Yos.

Yos juga menyampaikan Terima kasih kepada kementerian Kebudayaan, Pemda Ende, Camat Wewaria, para Pepala Desa, para kepala sekolah, tokoh adat, tokoh masyarakat, komunitas kerajinan, sanggar seni, serta segenap masyarakat pencinta budaya.

“Kegiatan ini menyiratkan pesan bahwa ada semangat bersama untuk menggali, menghidupkan, dan melestatikan warisan budaya para leluhur. Semoga aneka hasil kerajinan anyaman, tarian, dan rasa cinta kita terhadap kearifan lokal, tetap hidup dan menjadi inspirasi untuk segenap generasi muda kita,” harap Yos.

Sementara itu, Camat Wewaria, Fidelis Bela, S.Sos, dalam sambutannya mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan Festival yang disponsori oleh PKBM Alokoja Sia Desa Kelitembu dan didukung oleh kerja Panitia Pelaksana.

“Inilah bentuk kebanggaan dan kecintaan kita terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, usaha pembudayaan, serta semangat kolaborasi. Semoga Festival ini menjadi event tahunan yang perlu diteruskan dan dihidupkan ke depan. Mari kita berkolaborasi dan bergotong royong membangun daerah kita dengan energi-energi positif seperti Festival ini,” ajak Camat Fidelis.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!