Ia menambahkan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari lilin doa yang lupa dimatikan dan merambat ke kabel listrik. Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit,” jelasnya.
Dalam penanganan kebakaran ini, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan penggunaan air sekitar 500 liter, dibantu oleh personel Trantib, di bawah pimpinan langsung Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Sikka.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan lilin dan sumber api di dalam rumah, terutama saat berdoa, guna mencegah kejadian serupa terulang.





