Hari Kelima di Alor, Bunda Julie Laiskodat Gelar Sosialisasi Peran dan Fungsi LPS di Lantoka, Alor Timur.

Kalabahi, FloresUpdate.com — Hari Kelima berada di Kabupaten Alor, Anggota DPR RI Komisi XI dari Fraksi Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat, dalam agenda dan Masa Resesnya, menggelar sosialisasi peran dan fungsi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Lantoka, Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, pada Jumat (27/2/2026). adapun kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Sistem Perbankan melalui Penjaminan Simpanan”.

Dalam Kesempatan itu, Anggota DPR RI yang akrab disapa Bunda Julie Laiskodat tersebut, menjelaskan bahwa sistem perbankan memiliki mekanisme perlindungan yang kuat. Ia mencontohkan bahwa buku tabungan yang hilang dapat diganti oleh bank tanpa mempengaruhi saldo nasabah. Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran bunga tinggi dari lembaga keuangan tidak resmi.

“Jangan pernah tergiur dengan bunga tinggi dari bank yang tidak resmi. pastikan menabung di bank yang sah agar simpanan kita aman dan dijamin,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan dan perbankan, Bunda Julie menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi keuangan masyarakat, terkhususnya di wilayah perbatasan dan pedesaan.

Adapun peserta Sosialisasi yang hadir terdiri dari masyarakat dari dua Kecamatan yaitu Alor Timur dan Kecamatan Pureman, dan dipusatkan di Lantoka sebagai wilayah strategis perbatasan yang berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Camat Alor Timur, Jhon Mabilaka, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap dengan adanya sosialisasi LPS dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan keamanan simpanan di bank. tak sekedar memberikan apresiasi, Ia juga menyampaikan keresahan dan sejumlah aspirasi masyarakatnya antara lain yaitu mulai dari Pembangunan infrastruktur jalan tani, Penguatan jaringan telekomunikasi, khususnya Telkomsel. menurut warga terkait jaringan telekomunikasi, masyarakat berharap adanya penambahan tower telekomunikasi di wilayah Tanglapui.

Selain itu juga masyarakat masih membutuhkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dan juga Penyediaan sumber air untuk lahan pertanian.

Menurut Camat, wilayah Alor Timur dan Pureman merupakan beranda perbatasan negara sehingga membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah pusat, termasuk dukungan infrastruktur dasar dan konektivitas. Ia juga menambahkan bahwa Tanglapui berpotensi menjadi lumbung pangan Kabupaten Alor. lanjutnya, target produksi masyarakat di wilayah itu pada tahun 2026 diperkirakan mencapai 800 ton, sehingga dukungan sarana dan prasarana pertanian sangat dibutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris LPS, Jimmy Ardianto, dalam pemaparan materinya menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu cemas untuk menyimpan uang di bank karena simpanan dijamin oleh LPS sesuai ketentuan yang berlaku.

“Karena jaman sudah maju ,sekarang kita lebih aman untuk menyimpan uang di bank daripada di bawah bantal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa LPS hadir untuk menjaga stabilitas sistem perbankan dan melindungi nasabah apabila terjadi risiko pada bank.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan, mendorong budaya menabung yang aman, mengurangi praktik simpan uang secara non formal dan memperkuat inklusi keuangan di wilayah perbatasan.

Dengan meningkatnya literasi keuangan, masyarakat diharapkan mampu mengelola keuangan secara lebih aman dan produktif guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.***

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *