Jalan Rusak di Wewaria Tak Kunjung Ditangani, PMKRI Ende: Pemerintah Abaikan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Ende, floresupdate.com – Lambannya penanganan kerusakan jalan di Kecamatan Wewaria menuai sorotan tajam dari PMKRI Cabang Ende. Organisasi mahasiswa ini menilai Pemerintah Kabupaten Ende terkesan mengabaikan kebutuhan dasar masyarakat.

Kerusakan jalan tersebut terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang disertai banjir bandang pada Rabu (01/04/2026). Salah satu ruas jalan di Desa Nuangenda, Dusun Alopage, dilaporkan mengalami kerusakan parah.

Jalur ini diketahui merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa kecamatan di wilayah Lio Utara, seperti Kecamatan Wewaria, Maurole, Kotabaru, dan Maukaro. Bahkan, jalan tersebut juga menjadi penghubung antara Kabupaten Ende dengan daerah tetangga seperti Kabupaten Nagekeo dan Maumere.

Melihat kondisi ini, PMKRI Cabang Ende melalui Presidium Gerakan Masyarakat, Longginus Kota Setu, menyayangkan lambannya respons pemerintah terhadap bencana tersebut.

“Kerusakan ini terjadi sejak seminggu yang lalu, namun sampai hari ini Pemerintah Kabupaten Ende terkesan masa bodoh dan tidak merespon bencana ini,” tegasnya.

Kekhawatiran juga disampaikan oleh salah satu pemuda Wewaria, Son Sollano. Ia menilai kondisi jalan yang rusak parah berpotensi mengganggu aktivitas warga sekaligus mengancam keselamatan pemukiman di sekitar lokasi.

“Kondisi jalan saat ini sudah sangat parah. Air sudah sangat dekat dengan badan jalan yang rusak. Jika tidak ditangani serius, masyarakat bisa membuka jalur baru dan merusak kebun warga. Selain itu, banjir Kali Loworea juga mengancam pemukiman,” ujarnya.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!