Opini  

NTT Jadi Magnet Liga 2, Tapi Siapa yang Benar-Benar Tumbuh: Sepak Bola atau Kepentingan?

Oleh: Alfrianus Mali Woda

Opini, floresupdate.com – Rencana Adhyaksa Farmel FC menjadikan Kota Kupang sebagai home base, sebagaimana ramai disorot dalam berbagai narasi yang menyebut NTT sebagai “magnet baru Liga 2”, tentu menjadi kabar yang menggembirakan. Ini menandakan bahwa atmosfer sepak bola di NTT tidak lagi dipandang sebelah mata, bahkan mulai dilirik sebagai kekuatan baru di kawasan timur Indonesia.

Namun, euforia tersebut tidak boleh membuat kita kehilangan daya kritis.

Dok: Sumber via instagram @bola.ntt

Sepak bola di NTT bukanlah ruang kosong. Ia telah tumbuh dari akar yang kuat dan menjadi bagian dari identitas masyarakat. Kecintaan terhadap klub lokal terbangun melalui berbagai proses, keterbatasan, perjuangan, dan loyalitas yang tidak tergantikan. Hal ini tercermin dari eksistensi klub-klub seperti PSN Ngada, Perse Ende, Persami Maumere, Perseftim Flores Timur, dan beberapa Klub yang ada di Pulau Timor, Sumba dan Alor, yang tetap hidup bersama masyarakatnya.

Berbagai klaim mengenai besarnya potensi NTT. Mulai dari fanatisme suporter, dukungan pemerintah, hingga peluang ekonomi, memang menjadi daya tarik tersendiri. Akan tetapi, perlu disadari bahwa kekuatan utama sepak bola NTT selama ini justru terletak pada identitas lokal, Kedaerahan serta kedekatan emosional antara klub dan masyarakatnya, bukan semata pada besarnya euforia sesaat.

Di Kota Kupang sendiri, masyarakat telah lebih dahulu memiliki kebanggaan terhadap Persekota Koepang yang didukung oleh kelompok suporter Capital Boys. Kehadiran tim ini bukan sekadar simbol, tetapi representasi identitas lokal yang tumbuh bersama denyut kehidupan kota.

Dalam konteks ini, kehadiran Adhyaksa Farmel FC perlu dilihat secara kritis. Apakah langkah ini akan memperkuat ekosistem sepak bola di Kupang, atau justru berpotensi menggeser bahkan melunturkan kecintaan masyarakat terhadap tim lokalnya sendiri? Pertanyaan ini menjadi penting, mengingat loyalitas dalam sepak bola tidak dapat dipindahkan begitu saja.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!