News  

Bupati Yosef Tekankan Dukungan Program Strategis Nasional dalam Musrenbang RKPD 2027

Floresupdate.com, Ende – Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, Kamis (12/2), secara terjadwal menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di empat kecamatan dalam wilayah Kota Ende.

Agenda pertama, Bupati Yosef bertemu peserta Musrenbang Kecamatan Ende Tengah yang berlangsung di Cafe Myu-myu.

Turut hadir dalam Musrenbang Kecamatan Ende Tengah, Plt. Sekda Ende Gabriel Dala, Anggota DPRD Ende Sabri Indradewa, Mikhael Badeoda, dan Megy Sigasare.

Dalam arahannya, Bupati Yosef menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam menyukseskan berbagai program strategis nasional. 

Ia menyebut sejumlah program prioritas Presiden yang harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Rumah Tinggal Layak Huni, Sekolah Rakyat, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Kampung Nelayan Merah Putih, serta kampanye ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

“Saya mau tegaskan bahwa kita ini selain menjalankan program sesuai visi dan misi Pemerintah Daerah, kita juga diinstruksikan Presiden untuk mendukung keberhasilan program pemerintah pusat. Untuk itu saya minta Camat, Lurah dan kita semua untuk sama-sama menyukseskan program-program ini,” tegasnya.

Dukungan Kecamatan Ende Tengah

Sementara itu, Camat Ende Tengah, Yovan Pasa, dalam laporannya menyampaikan sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan pihaknya untuk mendukung 

program strategis nasional.

Terkait program MBG, Yovan menyebutkan bahwa di wilayah Kecamatan Ende Tengah telah beroperasi dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekitar 5.900 siswa. Selain itu, dua SPPG lainnya masih dalam proses pembangunan.

Untuk mendukung kampanye ASRI, pihak kecamatan menetapkan setiap lorong atau gang di wilayahnya dengan jargon “Gang ASRI” sebagai gerakan bersama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Kecamatan Ende Tengah juga telah berinovasi melalui penerapan layanan administrasi berbasis digital. Pelayanan administrasi kini dilakukan secara online menggunakan aplikasi Srikandi dan Tanda Tangan Elektronik (TTE).

“Mohon izin Bapak Bupati, sebagai penjabaran program Ende Cemerlang lewat Ende Smart City, kami di Kecamatan Ende Tengah sudah menerapkan urusan administrasi dan pelayanan berbasis digital dengan menggunakan aplikasi Srikandi dan penggunaan TTE. Ini dimaksudkan agar model pelayanan menjadi lebih ringkas, cepat, tepat dan efektif,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi melalui Website resmi Pemerintah Kecamatan Ende Tengah.

Sejumlah Persoalan Disampaikan

Dalam forum Musrenbang tersebut, Camat Ende Tengah juga memaparkan sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian di wilayahnya. Di antaranya kondisi jalan menuju Aebambu, masalah drainase di wilayah Ende Tengah, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), keberadaan prostitusi online, serta persoalan lokasi perumahan dan satuan pendidikan yang masuk dalam kawasan hutan.

Untuk perencanaan Tahun 2027, Camat bersama peserta Musrenbang telah menyepakati 17 usulan prioritas dari total 21 usulan awal yang dibahas dalam forum tersebut.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *