Mangrove Kota Uneng Sikka Terancam Rusak, Warga: “Air Sudah Sampai Jendela Rumah”

Pemerintah Diminta Turun Tangan

Petrus Blasing mengaku telah berulang kali mengedukasi warga agar tidak menebang mangrove. Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak cukup tanpa kehadiran langsung pemerintah.

“Kami butuh dinas turun langsung, sosialisasi ke masyarakat, jelaskan aturan dan dampaknya,” tegasnya.

Ia juga meminta pemasangan papan larangan serta penegasan batas kawasan mangrove agar tidak lagi disalahgunakan.

Selain itu, Petrus menegaskan bahwa kawasan mangrove juga memiliki nilai adat bagi masyarakat setempat.

“Setiap 3 Desember kami lakukan ritual di mangrove ini. Itu bagian dari kehidupan kami. Kami tidak ambil, kami jaga,” ujarnya.

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!